Siapa yang tak kenal chatting terutama dikalangan remaja, begitu digandrungi. Selain situs jejaring sosial semacam friendster, facebook dan situs jejaring sosial lainnya, fenomena ini begitu memberi efek nyata baik secara langsung atau tidak. Internet, menurut saya sungguh dahsyat sekali pengaruhnya, maka dari itu, siapapun kita dan sebagai apapun posisi kita dalam keluarga, kita harus bisa mengontrol dan memanfaatkan nikmat Allah ini dengan maksimal untuk kebaikan bagi orang-orang disekitar kita bahkan hingga menjangkau lingkungan yang lebih luas. Sangat diperlukan kepekaan dan pengendalian diri dari kecenderungan dan keingin tahuan akan hal – hal yang baru dijumpai dalam kehidupan sehari – hari. Namun media bebas nilai ini perlu diwaspadai efek negatifnya, misalnya pornografi dan sejenisnya.
Diantara dampak plus-minus dari media chatting adalah sebagai berikut :
1. Awal kali para chatter ini menganggap chatt adalah hal iseng, tapi lama – ke lamaan akan memberikan rasa candu, yang ujung-ujung lupa waktu akan tugas nya sehari-hari.
2. Memberikan kepuasan dikala anak merasa bosan dengan rutinitas dirumah, karena bisa bertegur sapa dan bercanda dengan teman baru nya di dunia maya.
3. memberikan pengaruh pada kepribadian anak, karena cenderung mengikuti pola atau karakter lawan chatting nya.
4. Membayakan dirinya sendiri, mayoritas pechatter, akan merasa penasaran dengan lawan chatting nya yang berujung pada tukar no hp atau rumah dan kopi darat atau bertemu di dunia nyata. Hal inilah yang kebanyakan dimanfaatkan oleh orang hidung belang / pelaku pedofilia untuk mencari korbannya. Maka kita sebagai orang tua harus bisa mengawasi anak kita dari bahaya ini.
5. media ini rentan dan membahayakan karena sekarang ini media chatting sudah sangat canggih, dengan adanya chatting lewat Handphone yang ditawarkan oleh operator seluler baru.
6. Dampak yang paling berat itu ketagihan. Yup! selama nggak berlebihan sih, nggak ada masalah. Tapi kalau chattingnya terus-terusan (keterusan), tidak mengenal waktu, pasti akan ada dampak negatifnya, misal: banyak pekerjaan lain yang terbengkalai, yang seharusnya sudah kelar beberapa hari sebelumnya, jadi ditunda-tunda ngerjainnya.
So what gitu loh?!
Sebagai bagian dari Teknologi Informasi, internet memang ibarat pisau bermata dua. Disatu sisi, teknologi ini bisa bermanfaat apabila digunakan untuk melakukan hal-hal yang baik dan bermanfaat, seperti: mencari bahan-bahan pelajaran sekolah, diskusi mata pelajaran, mencari program beasiswa, konsultasi dengan pakar, belajar jarak jauh, dan mencari metode-metode pengajaran berbasis multimedia. Namun sayangnya penggunaan internet justru malah bergeser kepada hal-hal yang negatif dan ini harus menjadi perhatian seluruh komponen masyarakat solo dan solowesi dan sekitarnya (Ups!), Karena bagaimanapun kita tetap membutuhkan internet sebagai sarana informasi dan komunikasi yang bersifat global, namun disisi lain kitapun juga harus siap untuk melakukan antisipasi untuk mengatasi dampak-dampak negatifnya. Dan inilah persoalan bersama kita.
posted by:
http://mawarputihku.wordpress.com/2008/11/28/bismillah/
Selasa, 24 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar